DDUB minta untuk dipertanggungjawabkan tersendiri Pelatihan PJOKec. rencana bulan Oktober 2014, Gubernur sabadesa Bulan Oktober 2014, Data penyaluran dan pencairan DOK T.A2014, berkaitan dengan PMK 148.
Revisi DOK: terutama transport PL/KPMD
Revisi tidak boleh hanya untuk menghabiskan dana
Jangan mengeksekusi dana yang memang susah untuk dipertanggungjawabkan.
Buat RKTL untuk penyelesaian kegiatan (pelatihan-pelatihan/kader teknik, Tim Pemelihara)
Status pencairan BLM T.A 2014.
UntukKecamatan yang masih Tahap I segera evaluasi lapangan supaya pencairan tidak terlambat.
Semua kecamatan melakukan evaluasi pencairan Dana DOK dan BLM, Kecamatan yang belum menyalurkan harap segera membuat RKTL sehingga selesai 100% di Desember.
Alur Tahapan, tahapan sekarang sudah harus melaksanakan pagas
Hasil kunjungan HRD,
- SKN harus di tempel di tempat
- FK/FT harus memahami tgl SKN
- FK/FT harus punya RKTL berbasis SKN
- FK/FT masih banyak belum memahami tentang Tupoksi pendampingan
- Komitmen tentang RKTL SKN masing-masing Kecamatan
Pembagian format RKTL brbasis SKN untuk di isi paling telat kamis
SKN reguler untuk di tempel.
Kalender kegiatan sarana prasarana TH2014.
Penilaian pemeliharaan dan pemanfaatan TH 2014
target SKN n85%
capaian SKN 178/192X100%
92,7%
Jumlah usulan Keg 192 di 27 Kec
kategori kurang 14
kategori baik, sedang, sangat baik = 178
Alur proses sertifikasi.
Kamis, 11 September 2014
Rabu, 10 September 2014
Profile UPK PNPM MP Kec. Ciawigebang
Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat adalah Kecamatan terbesar di Kabupaten Kuningan dengan jumlah desa yang cukup banyak walaupun sudah dimekarkan dengan Kecamatan Cipicung. Kecamatan Ciawigebang terdiri dari 24 desa dan Kecamatan Cipicung terdiri dari 10 desa. dengan jumlah penduduk 92.595 jiwa dan 24.391 KK.
Sebanyak 6.788 KK ( 3.59 %) dikategorikan keluarga miskin. Matapencaharian masyarakatnya mayoritas adalah petani dan pedagang. Dan potensi sumber daya alam yang potensial adalah hasil bumi, Adapun produk unggulannya adalah emping, ketempling, peuyeum, tempe, tahu dll.
Kecamatan ini terletak diarah timur dari ibu kota kabupaten dan di arah timur dari arah ibu kota provinsi, dapat dijangkau dengan jalan darat, dari ibu kota provinsi selama kurang lebih 4 jam.
Kecamatan Ciawigebang berbatasan dengan :
Sebelah utara dengan Kec. Japara
Sebelah timur dengan Kec. Cidahu
Sebelah selatan dengan Kec. Lebakwangi
Sebelah barat dengan Kec. Cipicung
UPK Kecamatan Ciawigebang melaksanakan aktifitasnya sejak tahun 2004 sampai dengan saat ini tahun 2012. Melihat dari perjalanan waktu yang telah mencapai hampir 8 tahun itu, kami telah melakukan kegiatan-kegiatan yang menyangkut kegiatan program.
Kegiatan yang sudah kami laksanakan yaitu penyaluran dana BPPK persiklus, sebanyak tiga kali penyaluran dana dari tahun anggaran 2003 s.d. tahun anggaran 2005.
Kegiatan penyaluran dana Bantuan Program Pengembangan Kecamatan (BPPK) pada siklus 4, 5 dan 6 telah kami laksanakan sesuai dengan petunjuk teknis operasional dengan total bantuan sebanyak 3 milyar untuk kegiatan sarana prasarana (fisik bangunan), dan kegiatan ekonomi dan SPP.
Selain itu penyaluran dana BPPK, UPK-PPK telah melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya membantu dan menunjang terlaksanakanya kegiatan program.
Sebanyak 6.788 KK ( 3.59 %) dikategorikan keluarga miskin. Matapencaharian masyarakatnya mayoritas adalah petani dan pedagang. Dan potensi sumber daya alam yang potensial adalah hasil bumi, Adapun produk unggulannya adalah emping, ketempling, peuyeum, tempe, tahu dll.
Kecamatan ini terletak diarah timur dari ibu kota kabupaten dan di arah timur dari arah ibu kota provinsi, dapat dijangkau dengan jalan darat, dari ibu kota provinsi selama kurang lebih 4 jam.
Kecamatan Ciawigebang berbatasan dengan :
Sebelah utara dengan Kec. Japara
Sebelah timur dengan Kec. Cidahu
Sebelah selatan dengan Kec. Lebakwangi
Sebelah barat dengan Kec. Cipicung
UPK Kecamatan Ciawigebang melaksanakan aktifitasnya sejak tahun 2004 sampai dengan saat ini tahun 2012. Melihat dari perjalanan waktu yang telah mencapai hampir 8 tahun itu, kami telah melakukan kegiatan-kegiatan yang menyangkut kegiatan program.
Kegiatan yang sudah kami laksanakan yaitu penyaluran dana BPPK persiklus, sebanyak tiga kali penyaluran dana dari tahun anggaran 2003 s.d. tahun anggaran 2005.
Kegiatan penyaluran dana Bantuan Program Pengembangan Kecamatan (BPPK) pada siklus 4, 5 dan 6 telah kami laksanakan sesuai dengan petunjuk teknis operasional dengan total bantuan sebanyak 3 milyar untuk kegiatan sarana prasarana (fisik bangunan), dan kegiatan ekonomi dan SPP.
Selain itu penyaluran dana BPPK, UPK-PPK telah melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya membantu dan menunjang terlaksanakanya kegiatan program.
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI SANDAL DESA JALAKSANA KEC JALAKSANA
Mengacu kepada salah satu point PTO yang menyebutkan bahwa prinsip PNPM “bertumpu pada pembangunan manusia”. Kita mungkin sepakat bahwa membangun manusia adalah prioritas utama, contohnya adalah Negara Jepang ketika di luluh lantahkan oleh bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, selanjutnya mereka cepat memprioritaskan pembangunan manusia yang berkarakter dengan memberikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada para guru, di tambah pula dengan semangat Kaizen yang tertanam dan menjadi budaya bagi seluruh bangsa Jepang, sehingga tak aneh bila dengan kurun waktu yang tidak terlampau lama Jepang dapat menjadi salah satu raksasa dunia Industri dan ekonomi dunia. Untuk TA 2014 BLM PNPM 25% ini Kecamatan Jalaksana diperuntukan bagi pelatihan peningkatan kapasitas pengganti SPP, dan ada 5 desa yang mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas yaitu Desa babakan mulya, Desa Jalaksana, Desa Manis Kidul, Desa Peusing, dan Desa Sadamantra,
Senin, 01 September 2014
PRODUK UNGGULAN SPP KEC. CIMAHI KAB. KUNINGAN
Kecamatan Cimahi merupakan wilayah sebelah Timur Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat. Dengan adanya PNPM Mandiri Perdesaan sangat membantu masyarakat baik itu untuk infrastruktur maupun bidang ekonominya. Keberadaan Kantor UPK yang berada ditengah-tengah wilayah kecamatan cimahi memberikan kemudahan akses kepada masyarakat 10 Desa
Senin, 18 Agustus 2014
BURON KASUS PNPM SAKSI KUNCI
KUNINGAN. Setelah tiba dikantor kejaksaan negeri kuningan senin (18/8), buron kasus dugaan penggelapan dan abergulir program PNPM MPd.
Nunu Siti Nursehati SE (40) menjalani pemeriksaan diruang pidana khusus. pemeriksaan tersebut merupakan langkah pendalaman untukmengungkap keterlibatan pihak lain.
kita dalami dulu saudari Nunu Siti. Karena selain ditetapkan sebagai tersangka, ia juga menjadi saksi kunci dalam mengungkap keterlibatan pihak lainnya, jelas kepala kejari kuningan Syaifudin Tagamal SH, kepada para awak media.
pemeriksaan tersebut dilaksanakan sejak pukul 09.00 WIB. baru sekita pukul 14.00 WIB, tersangka memasuki kendaraan untuk dibawa dan dititipkan di LP Kuningan
Nunu Siti Nursehati SE (40) menjalani pemeriksaan diruang pidana khusus. pemeriksaan tersebut merupakan langkah pendalaman untukmengungkap keterlibatan pihak lain.
kita dalami dulu saudari Nunu Siti. Karena selain ditetapkan sebagai tersangka, ia juga menjadi saksi kunci dalam mengungkap keterlibatan pihak lainnya, jelas kepala kejari kuningan Syaifudin Tagamal SH, kepada para awak media.
pemeriksaan tersebut dilaksanakan sejak pukul 09.00 WIB. baru sekita pukul 14.00 WIB, tersangka memasuki kendaraan untuk dibawa dan dititipkan di LP Kuningan
BURANAN PNPM TERTANGKAP
Sekitar setahun delapan bulan menjadi buronan, tersangka kasus penggelapan dana bergulir Program PNPM Mandiri Perdesaan, Nunu Siti Nugraha akhirnya ditangkap, kemarin tanggal 17/08/2014. Selama dalam pelarian itu, tersangka yang pernah menjabat sebagai Bendahara UPK pasawahan tersebut mengonrak rumah di Lampung.
Penangkapan tersebut dilakukan Tim Kejari Kuningan tepat pada Hari Kemerdekaan RI, Minggu 17/08/2014 sekitar pukul 17:00. dalam melancarkan aksinya itu, Tim Kejari Kuningan mendapat back up Kejari Bandar Lampung. Selama beberapa waktu, tempat tinggal tersangka tertendus oleh Kejari Bandar Lmpung hingga akhirnya didatangi.
Minggu, 03 Agustus 2014
VARIASI METODE PELATIHAN MEMBERIKAN WARNA YANG BERBEDA
Kemampuan dalam memfasilitasi baik itu dalam pertemuan-pertemuan/musyawarah-musyawarah ditingkat desa maupun ditingkat kecamatan merupakan hal yang biasa bagi seorang Fasilitator Kecamatan. Tentu ini merupakan bukan kemampuan yang instan, tapi melalui pengalaman-pengalaman yang dimiliki oleh fasilitator itu sendiri yang telah dialami dan diikuti oleh fasilitator dan didukung dengan latar belakang pendidikan dan pengetahuan yang dimilik ditambah pengalaman organisasi yang pernah diikutinya.
Profesi Fasilitator dalam persyaratan untuk S1 adalah sudah berpengalaman dibidang pemberdayaan minimal 3 tahun. Hal ini jelas berarti fasilitator sudah terbiasa dengan berbicara didepan sebagai nara sumber untuk memberikan informasi, mendorong, mengajak dan memberikan solusi dari apa yang dihadapinya.
Profesi Fasilitator dalam persyaratan untuk S1 adalah sudah berpengalaman dibidang pemberdayaan minimal 3 tahun. Hal ini jelas berarti fasilitator sudah terbiasa dengan berbicara didepan sebagai nara sumber untuk memberikan informasi, mendorong, mengajak dan memberikan solusi dari apa yang dihadapinya.
Langganan:
Postingan (Atom)


